iklan texs

Sabtu, 02 Juni 2018

5 Jenis Asuransi untuk Investasi Jangka Panjang

    Cerdas Berinvestasi
 Zaman sekarang, asuransi bisa dikategorikan sebagai salah satu bentuk investasi yang menguntungkan. Karena selain bisa menjamin beberapa hal dalam kehidupan, asuransi juga bisa dijadikan sumber penghasilan.

Biaya hidup yang semakin tahun semakin tinggi membuat banyak orang berlomba-lomba untuk mencari penghasilan tambahan selain penghasilan tetap yang didapatkan setiap bulannya. Bagi yang pintar mengelola uang dan memiliki rencana jangka panjang, investasi merupakan langkah yang diambil untuk menghasilkan keuntungan jangka panjang.
Salah satu bentuk investasi yang bisa dipilih di zaman serba susah ini adalah asuransi. Asuransi adalah produk keuangan untuk melindungi kita dari risiko kerugian finansial yang terjadi dalam hidup. Terkait dengan hal tersebut, perlindungan yang ditawarkan asuransi dapat membuat pikiran lebih tenang sehingga kita mampu bekerja secara maksimal.
Meskipun secara umum kebanyakan sistem asuransi di Indonesia tidak dapat memberikan kita penghasilan, tetapi dengan memiliki asuransi kita akan mendapatkan berbagai keuntungan tidak terduga yang belum banyak diketahui orang. Penasaran apa saja keuntungan tersebut? Nah, di bawah ini merupakan beberapa jenis asuransi sekaligus bentuk investasi jangka panjang yang harus dimiliki setiap orang.
Mari kita simak ulasannya!
1. Asuransi Kesehatan
Asuransi kesehatan merupakan produk asuransi yang memberikan perlindungan terhadap berbagi risiko kesehatan. Saat ini, pemerintah Indonesia telah memiliki program asuransi kesehatan bagi seluruh rakyat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).
Untuk mendapatkan perlindungan dalam hal kesehatan, Anda bisa mendaftarakan diri secara perorangan atau melalui perusahaan tempat bekerja agar bisa berobat secara gratis dengan kelas perawatan tertentu. Tapi Jika kita ingin memperoleh keuntungan lebih, belilah produk asuransi kesehatan yang dikelola oleh perusahaan asuransi swasta.
Meskipun mungkin premi setiap bulannya lebih mahal dari BPJS, tetapi jenis pelayanannya lebih variatif dan berkualitas. Mulai dari pelayanan rawat inap, persalinan, gigi, hingga ganti kacamata. Agar uang yang kita investasikan ke asuransi kesehatan tidak sia-sia, pilihlah perusahaan pengelola asuransi yang tepercaya.
Apalagi saat ini, ada beberapa perusahaan yang juga menawarkan produk asuransi bersistem network marketing. Jenis asuransi ini memungkinkan kita membayar premi setiap bulan sekaligus menanam saham atau berinvestasi. Menarik bukan? Investasi semacam ini dikenal dengan istilah bisnis menabung.
Artinya, dengan menabung premi setiap bulannya Anda akan mendapatkan keuntungan melalui sistem network marketing. Tidak heran jika zaman sekarang membeli produk asuransi kesehatan merupakan investasi penting untuk perlindungan pembiayaan kesehatan sekaligus Sumber keuangan menguntungkan.
2. Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa merupakan produk asuransi untuk memberikan perlindungan jika terjadi risiko kematian pada pemegang polis. Asuransi ini dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap anak cucu ketika kita meninggal kelak. Sama seperti asuransi kesehatan, saat ini ada produk asuransi jiwa yang juga menawarkan keuntungan investasi menggiurkan.
Caranya pun cukup mudah. Anda hanya perlu membayar premi setiap bulannya dan mencari nasabah lain untuk mendapat keuntungan. Jika nasabah tersebut mendapatkan calon pembeli polis baru, kita akan tetap mendapatkan keuntungan. Sistem ini disebut dengan network marketing. Jadi selain menjadi pemegang polis, kita juga bisa menjadi agen dan menghasilkan uang.
Salah satu perusahaan asuransi yang menawarkan sistem bisnis menabung menguntungkan ini adalah CAR Life Insurance. Dengan program 3i Network-nya, CAR Life menawarkan berbagai keuntungan melalui insurance (asuransi), income (pendapatan), dan investment (investasi).  Untuk menghasilkan uang dari asuransi di CAR Life, pemegang polis dapat bergabung dengan membeli asuransi jiwa.
3. Asuransi Mobil
Asuransi mobil merupakan perlindungan terhadap kendaraan pribadi (mobil) dari risiko bencana alam, kebakaran, kerusakaan, dan kecelakaan. Ada dua jenis Asuransi mobil yang beredar di Indonesia, yaitu asuransi mobil all risk dan asuransi mobil total loss only (TLO). Dengan asuransi mobil all risk, mobil dapat dilindungi dari semua jenis risiko mulai dari tabrakan ringan hingga kendaraan hilang.
Sedangkan untuk asuransi mobil TLO, kendaraan hanya dilindungi untuk kecelakaan besar yang mengakibatkan kerusakan lebih dari 80% pada body mobil atau kendaraan hilang.  Jadi jika Anda memiliki mobil, memiliki asuransi merupakan hal yang penting karena risiko berkendara semakin hari semakin tinggi.
Agar investasi melalui asuransi mobil tidak sia-sia, pilihlah produk asuransi dengan premi yang sesuai dengan nilai mobil dan manfaat perlindungan yang diinginkan. Bahkan kalau perlu, pilihlah produk asuransi yang menawarkan multikeuntungan seperti asuransi perawatan berkala dan diskon penggantian sparepart atau bagian yang rusak karena kecelakaan kecil.
4. Asuransi Pendidikan
Biaya pendidikan yang semakin tahun semakin tinggi merupakan alasan utama mengapa kita harus memiliki asuransi pendidikan. Asuransi pendidikan merupakan salah satu jenis asuransi yang berfungsi layaknya tabungan masa depan untuk menjamin kelangsungaan pendidikan putra-putri kita.
Tidak heran jika saat ini ada banyak sekali produk tabungan yang juga menawarkan asuransi pendidikan sebagai salah satu keuntungan yang ditawarkan. Agar asuransi pendidikan bisa menjadi bentuk investasi yang menguntungkan, pilihlah produk yang menawarkan asuransi berjangka dengan premi sesuai kebutuhan.
5. Asuransi Properti
Asuransi properti merupakan salah satu jenis asuransi yang dapat melindungi rumah dan bangunan dari risiko kerusakan maupun kebakaran. Asuransi jenis ini ada yang berbentuk all risk. Artinya, asuransi tersebut apat melindungi segala jenis kerusakan dengan pengecualian tertentu.  Kerennya, asuransi properti tidak hanya berlaku untuk bangunan yang sudah jadi dan ditempati tetapi juga untuk bangunan yang masih dalam proses pembangunan.
Itulah beberapa produk asuransi yang juga bisa menjadi investasi atau Bisnis menabung menguntungkan . Hal terpenting dalam membeli asuransi adalah, pastikan Anda memiliki dana lebih untuk membayar premi setiap bulannya. Agar ringan, pilihlah asuransi yang memiliki sistem network marketing seperti CAR Life Insurance. Jadi selain terlindungi, kita juga akan mendapatkan keuntungan.
Investasi,,, hanya di CAR 3I-NETWORKS
Dengan berinvestasi ICAR NETWORKS anda bisa mendapat gaji 30jt perbulan,,,??  Syarat mudah tanpa ribet, kerjanya cuma menabung di rekening atas nama anda sendiri,,,!!!

Kontak.
Nama : Muhammad zainuri
Email : Muhzain81@gmail.com
Tlp/wa. 085327048966

7 Alasan Mengapa Anda Harus Memiliki Asuransi


Asuransi bukan hanya produk yang kita butuhkan di saat darurat saja, lebih dari itu. Asuransi juga merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Meskipun asuransi bukan hal baru di Indonesia, tetapi produk keuangan ini masih kalah populer dengan deposito atau tabungan. Padahal jika kita mau pempelajari seluk beluk asuransi, kita akan tahu bahwa produk ini juga bisa mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit. Apalagi saat ini, banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan fasilitas proteksi sekaligus investasi (unit link).
Jadi selain melindungi diri atau hal lain dari risiko kerugian, Anda juga akan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit. Menarik bukan? Masih ragu ingin membeli produk asuransi atau tidak? Jika iya, di bawah ini merupakan beberapa alasan mengapa Anda harus memiliki asuransi. Mari kita simak uraiannya,
1. Risiko kematian yang tidak bisa dihindari
Setiap manusia tidak ada yang bisa memprediksi sampai kapan mereka akan hidup. Cepat atau lambat, semua orang pasti akan tutup usia. Karena itulah, untuk menghindari risiko akibat kematian, ada baiknya kita memiliki asuransi yang dapat menjamin kehidupan keluarga yang ditinggalkan.
Salah satu produk asuransi yang bisa dipilih untuk menjamin masa depan keluarga adalah asuransi jiwa. Tidak perlu menunggu sakit atau kecelakaan untuk Membeli asuransi  ini. Belilah asuransi jiwa sejak jauh-jauh hari agar uang yang dimiliki lebih bermanfaat dan keluarga yang ditinggalkan kelak tidak akan kekurangan keuangan.
Asuransi semacam ini juga bisa disebut sebagai tabungan cerdas. Karena dengan membayar premi setiap bulannya, keluarga yang kita tinggalkan akan menikmati hasil jerih payah dan menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi jika sebelumnya kita merupakan tulang punggung keluarga.
Asuransi jiwa yang cair setelah kita meninggal bisa menjadi modal untuk membuat usaha agar keluarga yang ditinggalkan dapat bertahan , dan menjalani kehidupan tanpa rasa khawatir.
2. Perlindungan terhadap peristiwa tidak terduga
Risiko penyakit, kecelakaan, maupun cacat seringkali membayangi kehidupan manusia. Meskipun thal tersebut belum tentu dialami hari ini, tetapi tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti kita akan mengalami berbagai risiko tersebut. Saat hal itu benar-benar dialami, pastikan kita memiliki dana cukup untuk mengatasinya.
Inilah mengapa kita harus memiliki asuransi. Karena biasanya peristiwa tidak terduga di atas dapat membuat kondisi keuangan yang semula normal mendadak berantakan. Jika tidak memiliki dana darurat, kita bisa saja terjerat utang yang justru dapat membuat kondisi keuangan menjadi lebih tidak stabil.
3. Senantiasa merasa aman dan terlindungi
Siapa yang tidak ingin senantiasa merasa aman dan terlindungi. Tetapi terkedang rasa takut akan kematian mendadak, kecelakaan, dan sakit seringkali membuat hidup kita merasa was-was. Untuk mengatasinya, memiliki asuransi merupakan salah satu solusi yang tepat. Ada banyak jenis asuransi yang bisa dipilih agar kita senantiasa merasa aman dan terlindungi. Mulai dari asuransi kesehatan, jiwa, mobil, hingga properti.
4. Sebagai investasi dan tabungan masa depan
Seperti yang sudah di sebutkan sebelumnya, zaman sekarang asuransi juga bisa dijadikan salah satu bentuk investasi (unit link) yang menguntungkan. Sistem asuransi semacam ini dikenal dengan network marketing. Jadi selain menjadi pemegang polis, Anda juga bisa menjadi agen yang akan mendapatkan keuntungan.
Apalagi saat ini banyak sekali ditemukan investasi abal-abal yang merugikan. Sedangkan tabungan di bank berisiko tergerus inflasi, belum jika kita sering menarik uang dari ATM karena kebutuhan sehari-hari. Inilah mengapa, asuransi dianggap sebagai salah satu bentuk investasi menguntungkan sekaligus minim risiko.
Salah satu perusahaan dengan sistem unit link yang tepercaya adalah Car Life Insurance melalui tabungan cerdas berbentuk asuransi jiwa, perusahaan ini menawarkan program 3i Networks yang terdiri dari insurance (asuransi), Income (pendapatan), dan investment (pendapatan).
5. Sebagai modal usaha
Adanya asuransi yang sekaligus berfungsi sebagai investasi tentu dapat mendatangkan keuntungan tersendiri. Apalagi jika dalam mengelola keuangan, banyak sekali pengeluaran tidak terduga yang membuat tabungan aatau dana darurat berkurang sedikit demi sedikit. Dengan memiliki asuransi yang berbentuk investasi, kita akan mendapatkan sumber dana baru menguntungkan sekaligus minim risiko.
Keuntungan dari investasi asuransi bisa kita pakai sebagai modal usaha sehingga sumber keuangan bertambah. Jika sukses, bukan tidak mungkin saat pensiun nanti  kondisi keuangan kita menjadi lebih stabil dan hidup pun menjadi lebih mudah.
6. Bekal pensiun dan hari tua
Mario Teguh pernah menyebutkan bahwa asuransi adalah “uang kecil untuk membeli uang besar.” Ini artinya, asuransi merupakan investasi menguntungkan yang dapat menjamin hari tua dan masa pensiun. Mengingat pada saat itu umur kita tidak lagi muda dan produktivitas pun pasti akan menurun.
Apalagi jika membeli asuransi jiwa di Car Life Insurance. Asuransi sekaligus tabungan cerdas bersistem unit link tersebut akan membuat masa tua kita terjamin. Karena tanpa capek-capek mencari nasabah pun, sistem network marketing-nya akan memberikan kita keuntungan secara berkala.
7. Memberikan ketenangan dan kedamaian
Memiliki asuransi akan membuat hidup kita lebih tenang, damai, dan terhindar dari rasa khawatir. Hal ini karena, kita tidak perlu lagi memikirkan berbagai risiko yang mungkin akan dialami dalam hidup dan memnimalisasi risiko lain yang akan membuat kita terjerat utang atau kehilangan uang dalam jumlah besar.
Jadi, sudah siap hidup tenang dengan asuransi?
Jika iya, pastikan Anda memilih perusahaan yang menyediakan aneka variasi produk asuransi dengan premi sesuai kemampuan dan kebutuhan. Lebih-lebih jika perusahaan tersebut mampu menyediakan tabungan cerdas dengan nilai investasi tinggi seperti CAR Life Insurance.
Itulah 7 alasan mengapa Anda harus Memiliki asuransi hanya di icar Networks menabung dapat gaji,.

Kontak.
Nama: Muhammad zainuri
Email : Muhzain81@gmail.com
Tlp/wa.  085327048966


5 Kesalahan Umum Nasabah Saat Membeli Asuransi Jiwa


Setiap hal yang ada di dunia ini pasti memiliki risiko, begitu pula dengan asuransi. Tetapi bukan berarti risiko tersebut tidak dapat diminimalisasi.

Semua orang pasti tahu pentingnya memiliki asuransi jiwa. Sayangnya, jumlah pengguna telepon seluler di negeri ini 9 kali lebih banyak daripada pemilik asuransi. Meskipun saat ini pemerintah telah menetapkan program wajib asuransi yang dikelola BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, tetapi kesadaran 90% masyarakat Indonesia untuk memiliki asuransi secara sukarela masih sangat minim.
Padahal jika kita ingin mempelajari seluk beluk asuransi, kita akan tahu bahwa memiliki asuransi jauh lebih menguntungkan daripada memiliki lebih dari satu smartphone. Apalagi saat ini, ada banyak perusahaan asuransi yang juga memiliki fungsi sebagai investasi (unit link) dengan keuntungan Menabung dapat gaji . Tetapi sama seperti berbagai bentuk investasi lainnnya, asuransi juga memiliki risiko.
Meskipun begitu, risiko pada asuransi dapat diminimalisasi selama kita tahu cara memilih asuransi yang tepat, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan. Nah, sebagai langkah awal, ada baiknya kita belajar tentang berbagai kesalahan umum yang dilakukan calon nasabah saat membeli asuransi jiwa. Berikut ulasannya,
1. Uang pertanggungan asuransi jiwa terlalu kecil
Saat membeli asuransi jiwa, jangan mudah tergiur dengan nilai UP (uang pertanggungan) yang besar sebelum kita menghitungnya dengan cermat.  Jika nilai UP dikali 1% sama dengan biaya hidup per bulan, maka nilai tersebut tepat untuk Anda. Jadi jika biaya hidup sekitar 10 juta per bulan, maka UP minimal yang harus dipilih adalah sebesar 1 miliar.
Sayangnya, rumus ini tidak banyak diketahui orang. Akibatnya mereka membeli asuransi dengan nilai UP yang menurut mereka sudah besar hanya karena tergiur premi kecil. Misalnya, UP yang dibeli sekitar Rp200.000.000, jika biaya hidup sebulan sekitar 10 juta maka dana tersebut hanya bisa dinikmati oleh keluarga Anda selama kurang dari 2 tahun saja.
Inilah mengapa, memilih asuransi dengan UP yang tepat merupakan salah satu langkah cerdas untuk meminimalisasi risiko asuransi jiwa yang tidak diinginkan.
2. Tidak semua orang butuh asuransi
Memiliki sedikit uang lebih terkadang menimbulkan keinginan untuk berinvestasi dengan membeli asuransi jiwa. Padahal kenyataannya, tidak semua orang membutuhkan asuransi jenis ini. Asuransi jiwa hanya dibutuhkan oleh mereka yang sudah bekerja, berkeluarga, dan memiliki risiko kematian atau kesehatan tinggi.
Selain itu, mereka yang memiliki asuransi jiwa kondisi keuangannya cenderung stabil karena ada penghasilan tetap. Jadi jika Anda seorang fresh graduate atau karyawan lajang, asuransi jiwa belum terlalu dibutuhkan. Kecuali jika Anda ingin menabung dapat gaji seperti jika kita memiliki polis asuransi jiwa unit link.
Asuransi jenis ini bisa dimanfaatkan sebagai alat proteksi sekaligus sumber dana tetap yang menjanjikan. Karena biasanya, pemegang polis asuransi jiwa unit link juga bertindak sebagai agen untuk mencari nasabah dengan sistem network marketing. Jadi semakin banyak nasabah, semakin besar pula keuntungan yang akan didapat.
Salah satu perusahaan asuransi yang memiliki produk unit link adalah CAR Life Insurance dengan program 3i Networks-nya yang terdiri dari insurance (asuransi), income (pendapatan), dan investment (investasi). Menarik bukan?
3. Tertanggung di polis tidak sesuai
Idealnya, yang menjadi tertanggung adalah seseorang yang menjadi sumber penghasilan dalam sebuah keluarga. Sayangnya hal tersebut belum banyak dipahami orang. Karena yang memiliki penghasilan biasanya memiliki risiko keuangan. Jadi semakin besar penghasilan yang didapat, semakin besar pula risiko keuangannya.
Misal, dalam sebuah keluarga yang bekerja hanyalah si Bapak. Maka yang menjadi tertanggung dalam polis asuransi adalah si Bapak, bukan istri atau anaknya yang tidak bekerja. Kesalahan semacam ini seringkali baru diketahui ketika asuransi akan diklaimkan.
Kesalahan tertanggung tersebut membuat polis yang seharusnya mudah dicairkan menjadi rumit. Akibatnya, keluarga yang seharusnya terjamin kehidupannya setelah ditinggal pergi malah tidak mendapatkan apa-apa. Sayang sekali bukan? Mengingat nilai polis asuransi jiwa biasanya cukup tinggi dibanding asuransi jenis lainnya.
4. Tergiur dengan premi murah
Di satu sisi, premi murah memang sangat menguntungkan. Terutama bagi kita yang kesulita menyisihkan uang untuk asuransi atau dana lainnya. Tapi jangan lupa, harga menentukan kualitas sebuah produk, begitu pula dengan premi. Semakin murah premi, semakin murah pula nilai UP dan fasilitas yang akan kita dapatkan.
Jadi daripada memilih premi murah, pilihlah asuransi yang fasilitas dan UP-nya sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah menemukan yang sesuai, baru kita menyesuaikan dengan bujet dan dana yang dimiliki. Agar membayar premi setiap bulannya tidak menjadi beban tersendiri, Anda bisa membeli asuransi jiwa unit link dengan nilai investasi yang cukup menguntungkan.
Sistem menabung dapat gaji yang ada pada asuransi jiwa jenis ini tentu saja akan mendatangkan keuntungan. Jadi meskipun premi yang dibayarkan murah (karena biayanya ditutupi oleh keuntungan investasi), kita masih akan mendapatkan fasilitas sesuai dengan yang dibutuhkan.
5. Tidak melakukan review berkala
Entah itu asuransi jiwa, kesehatan, mobil, maupun properti harus di-review secara berkala setiap periode. Idealnya, review dilakukan setiap satu tahun sekali untuk mengetahui apakah biaya kesehatan semakin meningkat, bertambahnya tanggungan (memiliki anak lagi), pindah pekerjaan atau memiliki hobi baru yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan kematian.
Review diperlukan agar kita tahu berapa premi yang harus dibayarkan dan fasilitas apa yang akan didapat. Apakah kita perlu menambah fasilitas baru, atau mengurangi jumlah premi rutin. Sayangnya hal semacam ini masih jarang dilakukan. Penyebabnya, kebanyakan orang berpikir bahwa premi yang dibayarkan berlaku seumur hidup.
Padahal jika kita bisa melakukan penyesuaian premi dan fasilitas, maka keuntungan yang didapat dari asuransi jiwa tentunya akan lebih besar.
Itulah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan orang saat membeli asuransi jiwa,

Hanya Icar 3 network yang berani memberi solusi tanpa ribet, di icar Networks anda menabung bisa dapat gaji.

Kontak.
Nama : Muhammad zainuri
Email : Muhzain81@gmail.com
Tlp/wa. 085327048966